Cara Memasang & Merawaat Ban Tubeles Agar Tetap Awet

Ban tubeles merupakan ban yang terbilang canggih, karena tidak mebutuhkan ban dalam untuk penggunaannya dan lebih hebatnya udara atau angin tidak dapat keluar.

Ban tubeless juga merupakan ban untuk motor maupun mobil yang terbuat dari bahan karet dan diisi nitrogen.

Ban tubeless kini semakin terkenal dan diminati oleh masyarakat luas sebagai roda pengerak mobil maupun motor yang mana pada waktu terdahulu sangat terlimitasi hanya untuk sepeda gunung dan motor serta mobil balap.

Ban Tubeless Pake Ban Dalam : Aman atau Tidak? Bsegini Jawabannya

Sekarang ini sudah banyak pengendara motor yang beralih yang awalnya menggunakan ban biasa sekarang sudah menggunakan ban tubles.

Ban jenis ini memiliki banyak sekali keunggulan makanya banyak yang menggunakannya.

Bahkan para pabrikan sepeda motor sekarang ini sudah banyak yang menyertakan ban tubles pada sepeda motor yang mereka produksi dan pasarkan baik itu motor matic, bebek, maupun motor sport.

Cara Memasang Ban Tubeles dengan Mudah & Benar

Cara Memasang Ban Tubeles

Memasang ban tubles bisa dibilang tidak sulit namun juga tidak mudah alias gampang-gampang susah. Hal seperti ini pernah saya alami, apalagi  saat pertama kali mencoba untuk memasang ban tubles khususnya untuk ban yang masih baru.

Dalam memasang ban tubles memang terkadang ada yang mudah dan ada juga yang susah. Bagi yang belum ahli tetunya akan membutuhkan waktu yang lama dan akan bermandikan keringat tentunya.

Tetapi jika anda akan memasang ban tubeless yang sudah pernah digunakan sebelumnya ini tidak akan sesulit memasang ban tubeless yang masih baru.

Kesulitan Memasang Ban Tubeles

Memasang ban tubeless ke velg sebenarnya tidaklah terlalu sulit, yang sulit itu adalah ketika anda ingin memompa untuk mengisi anginnya.

Namun, jika kondisi ban sudah melar atau bisa dikatakan jarak antara hil yang satu dengan yang lain cukup lebar, maka saat memompanya tidak akan sulit.

Kasih oli agar mudah

Tetapi lain halnya jika anda menemukan ban tubeless yang kondisinya mingkup atau jarak antara hil yang satu dengan yang lainnya sempit. Maka jangan ditanyakan lagi pastinya hal ini akan sulit, dan terkadang harus meratakannya terlebih  dahulu baru bisa dipompa.

Jika tidak diratakan terlebih dahulu maka akan lebih banyak angin yang keluar daripada masuk kedalam ban.

Hal ini disebabkan karena jarak antara ban dan velg terlalu lebar, sehingga angin yang akan dimasukan kedalam ban akan keluar melalui celah-celah tersebut.

Baca Juga : Tips Cara Memilih Ukuran Ban Yang Tepat

Cara Mengatasi Susah Memasang Ban Tubeles

Jika anda menemukan masalah seperti yang dijelaskan diatas, maka anda harus mengeluarkan sebagian besar dari tenaga anda untuk mengatasinya, anggap saja itu sedikit olahraga tambahan.

Hal pertama yang harus anda lakukakan adalah meratakan satu sisi ban dengan velgnya. Caranya adalah dengan menginjak-injak pada bagian velg.

Selanjutnya tarik ban tersebut agar salah satu sisinya menjadi rapat denga velg (sisi bagian belakang).

Namun jika sudah menggunakan cara ini tapi tidak berhasil juga, maka anda bisa menggunakan alat khusus, yaitu alat buka ban hidrolis yang bisa digunakan untuk menekan ban tersebut agar salah satu sisinya bisa rapat dengan velg.

Mesin untuk memasang Ban

Jika salah bagian ban sudah rapat dengan velg, maka langkah selanjutnya adalah anda harus memompa ban tersebut.

Perlu diperhatikan, saat memompa agar anginnya dapat masuk semua kedalam ban caranya adalah letakkan ban ditempat yang datar.

Ketika sambil mengisi angin injak-injak juga velgnya, kemudian tarik ban tersebut keatas agar jarak antara velg dan ban tidak terlalu lebar.

Jika saat anda memasang ban tubeles mengalami kesulitan, maka cukup lakukan saja langkah-langakah seperti yang sudah dijelaskan diatas, maka ban tubeless tersebut akan berhasil dipompa.

Tetapi lain halnya jika anda menemukan ban tubeless yang sangat sulit dipompa, maka cara untuk mengatasinya harus dengan cara yang berbeda pula, yaitu bisa menggunakan ban dalam terlebih dahulu.

Caranya yaitu dengan memasukkan ban dalam terlebih dahulu, lalu pompa ban tersebut agar salah satu sisinya (sisi belakang) dapat menempel rapat dengan velg.

Apabila salah satu sisi ban dan velg sudah menempel, maka langkah selanjutnya yang harus anda lakukan adalah mengempeskan ban nya kembali, kemudian keluarkan ban dalamnya.

Setelah ban dalamnya dikeluarkan, latakkan ban pada tempat yang datar. Kemudian isi dengan angin, injak-injak juga velgnya serta tarik juga ban tersebut keatas agar celah antara ban dengan velg tidak terlalu lebar.

Baca Juga Cara Menghitamkan Ban Agar Terlihat Beru Terus

Cara Merawat Ban Tubeless Agara Tetap Awet

Cara Merawat Ban Tubeless Agara Tetap Awet

Ban tubeless pada esensinya merupakan ban karet khusus yang terisi oleh nitrogen sebagai udara yang melingkupi keseluruhan rongga ban.

Ban tubeless sangat populer karena kelebihannya yakni praktis untuk dirawat dan awet untuk digunakan. Dengan mengunakan ban ini anda akan terhindar dari kebiasaan mengganti atau menambal ban yang bocor.

Ban ini memiliki karakteristik yang keras dan padat baik dari baian dalam maupun luar sehingga membuatnya tidak gampang bocor dibandingkan ban konvensional lainya.

Namun dibalik kehebatannya tersebut diperlukan juga metode perawatan yang baik dan benar untuk membuat ban ini awet, artikel ini akan membagikan secara lengkap cara merawat ban tubeless agar tetap awet.

Ban tubeless memiliki memiliki keunikan dibandingkan ban konvensional lainnya yakni ban tubeless tidak memiliki bagian ban dalam sehingga jika terjadi kebocoran cukup anda tambal bagian luarnnya saja.

Selain itu ban tubeless difavoritkan karena berbagai alasan yakni seperti ban tubeless cocok di perkotaan, cocok untuk velg racing, ban tubeless stabil dalam kecepatan tinggi dan ban tubeless sangat sulit untuk mengalami kebocoran.

Ada beberapa cara yang harus anda lakukan agar ban tubeless yang anda gunakan tetap awet. Lebih lengkapnya untuk bisa merawat ban tubeless simak informasinya pada informasi di bawah ini.

1. Lakukan Pemeriksaan Bagian Bahu dan Telapak Ban

Langkah pertama yang bisa anda ambil dalam merawat ban tubeless adalah dengan melakukan pemeriksaan secara rutin.

Lakukan pemeriksaan pada bagian telapak serta bahu ban agar anda bisa mengetahui kerusakana-kerusakan yang akan terjadi pada ban tubeless anda secara dini dan dapat mempersiapkan tindakan antisipasinya.

Jika dirasa ban anda sudah melebihi batas pemakaian maksimum maka solusi tepat yang harus anda ambil adalah dengan mengganti ban tersebut dengan yan baru.

2. Jaga Tekanan dan Kualitas Angin Ban

 Jaga Tekanan dan Kualitas Angin Ban

Untuk membuat ban tubeless anda semakin awet jangan lupa untuk menjaga kestabilitan angin ban dan kualitas angina ban.

Usahakan untuk mengisi angin ban dengan bahan nitrogen bukan angin biasa. Selain itu pastikan angin ban berada dalam takaran 32 psi di bagian ban depan dan 40 psi di bagian ban belakang.

3. Jangan Mengunakan Lem Cair Untuk Menambal Ban

Jangan Mengunakan Lem Cair Untuk Menambal Ban

Jika anda mengalami kebocoran pada ban anda usahakan hindari menutup lubang bocor dari ban anda dengan lem cair.

Hal ini disebabkan karena cairan lem dapat tersebar pada permukaan ban sehingga dapat mengakibatkan kerusakan yang bertahan secara permanen.

Bahkan pada bagian permukaan ban yang tidak bocor dan apabila tidak di tindaklanjuti ban tubeless akan mengalami korosi pada serat bannya.

Direkomendasikan bagi anda untuk bisa menambal ban tubeless dengan potongan ban barulah setelah itu aplikasikanlah lem cair untuk menyatukannya.

4. Lepaskan Benda Tajam Secara Hati-Hati Pada Ban

Lepaskan Benda Tajam Secara Hati-Hati Pada Ban

Benda tajam seperti paku atau kaca biasanya menjadi penyebab utama adanya kebocoran pada ban tubeless.

Untuk bisa melepasnya anda harus menyiapkan penyangga dalam permukaan ban dan mengambil pototngan benda tajam tersebut secara hati-hati berdasarkan posisi yang tepat.

Karena jika anda langsung dan sembrono mencabut benda tajam tersebut maka akan berdampak sangat buruk pada ban yang mana angin akan terus keluar sampai dengan habis bahkan bisa tercopot dari peleknya hanya karena mencabutnya langsung.

5. Ketahui Kapasitas Ban

Cara merawat ban tubeless agar tetap awet adalah dengan mengetahui kapasitas ban anda yang melingkupi dua aspek yakni beban tampung dan tekanan angina.

Direkomendasikan bagi anda untuk tidak mengendarai kendaraan dengan ban yang kekurangan angin atau kempes dan jangan bawa beban yang terlalu berat melebihi kapasitas ban. Hal ini untuk mencegah ban agar tidak menjadi bocor bahkan bisa meledak.

Ban tubeless yang didaulat sebagai ban anti bocor yang menjadi ban yang dipakai mayoritas 90% kendaraan di Indonesia tersebut juga memerlukan cara merawat ban tubeless agar tetap awet secara rutin dan mengunakan prosedur yang benar.

Hal ini dilakukan agar anda bisa membuat ban tubeless anda menjadi lebih awet untuk dipakai secara berkelanjutan.

Demikian informasi yang bisa kami sampaikan dalam artikel ini dan semoga anda bisa melakukan perawatan ban tubeless secara benar berdasarkan panduan informasi yang bisa kami sampaikan.

Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan anda. Terimakasih sudah berkunjung.

Cara Memasang & Merawat Ban Tubeless

Categories Bengkel

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

AUTOMOTIFBLOG.COM
Terima kasih sudah memilih mengunjungi situs ini. Dapatkan berbagai macam informasi Tips & Trik Seputar dunia Otomotif. Semoga konten kami bisa bermanfaat.