Cara Pasang Ring Piston

Cara Pasang Ring Piston dengan Baik Dan Benar  Sebagian dari anda pasti sudah mengetahui apa itu yang disebut dengan piston.

Untuk mengingatkan kembali atau untuk memberika informasi tambahan bagi anda yang belum mengetahuinya bahwa Ring Piston adalah salah satu bagian yang melingkar di sekitar piston.

Ring ini secara langsung akan bergesekan dengan komponen dinding linir pada blok mesin.

Sebelum membahas lebih jauh mengenai bagaimana cara untuk memasang ring piston dengan tepat dan juga benar.

Sebaiknya terlebih dahulu kita memperlajari pengertian dari piston itu sendiri dann juga fungsinya untuk apa.

Ring piston memeiliki fungsi untuk menahan kompresi yang terjadi saat mesin motor bekerja dan juga untuk mengukur pelumasan pada dinding linear mesin.

Baca Juga : Komponen – Komponen Mesin Sepeda Motor

Pemasangan pada bagian komponen ini terutama pada piston harus sangat berhati-hati tidak boleh salah apalagi terbalik.

Cara Pemasangan Ring Piston dengan Baik dan Benar

Cara Pasang Ring Piston dengan Baik Dan Benar

Berikut ini adalah sedikit pembahasan mengenai aturan dan cara dalam pemasangan piston sepeda motor secara baik dan benar.

1. Pahami Ring Psiton

Hal paling utama yang harus anda ketahui dan pelajari untuk melakukan pergantian dan pemasangan Ring Piston adalah terlebih dahulu anda pahami serta pelajari bagian permukaannya, lalu kode, kemudian warna dan yang terakhir adalah bagian sudut pada permukaan ring piston, ring kompresei dan ring oli sangat berbeda.

Untuk Ring Oli memiliki bentuk yang bergelombang dan untuk Ring kompresi bentunya tampak datar dan juga mengkilap.

Sedangkan untuk Ring kompresi biasanya terdapat tulisan N/T, dan posisi ringnya menghadap keatas dan sebagai ring kompresi ke 1/atas.

Jika warnaya ada yang lebih gelap atau malah terdapat warna kehitaman, itu berarti tandanya ring kompresi ke 2/bawah.

Apabila anda cermati lagi pada bagian sudut ring kompresi piston juga akan sangat terlihat jelas perbedaannya.

Terdapat perbedaan yang sangat mendasar antara ring kompresi 1 dan juga dengan ring kompresi 2.

Apabila anda salah dalam menentukan atara ring kompresi 1 dan ring kompresi 2.

Maka fungsi yang diharapkan dari pemasangan ring tersebut tidak akan terpenuhi dengan baik dan juga tidak akan memberikan hasil yang maksimal.

Bahkan yang terjadi pada sepeda motor biasanya akan tetap mengebul.

Baca Juga : 6 Aki Mobil Yang Paling Bagus, Terbaik dan Tahan Lama

Meskipun sama-sama memilki fungsi untuk menempatkan kompresi pda bagian ruang bakar, tetapi tiap-tiap ring memiliki peran yang berbeda – beda.

Ring pada bagian kompresi 1 yang memiliki permukaan yang rata dan memiliki fungsi untuk menekan dinding silinder.

Sehingga tidak akan terjadi kebocoran pada kompresi.

Kemudian pada ring selanjutnya, yaitu ring kompresi 2 memiliki permukaan yang lebih menyudut.

Ring ini memiliki fungsi untuk menjaga kerapatan dan juga untuk membersihkan sisa-sisa lapisan oli yang terdapat pada dinding silinder.

Sehingga nantinya akan bisa mneghin dari resiko oli terbakar yang bisa mengakibatkan celah ring pada satu titik.

Oleh karena itu, hal semacam ini bisa berakibat akan terjadinya kebocoran kompresi.

Cara Pasang Ring Piston

Kesimpulannya :

Anda harus pahami terlebih dahulu permukaan, kode warna, dan juga perhatikan sudut dari ring piston.

Permukaan ring kompresi dan juga ring oli sangatlah berbeda, jadi anda harus teliti dalam melihatnya.

Untuk ring oli bergelombang dan ring kompresi terlihat tampak datar dan juga mengkilap.

Apabila pada ring kompresi terdapat tulisan T menghadap keatas, itu berarti sebagai kompres 1/atas.

Jika warna lebih gelap atau lebih kehitaman itu adalah ring kompresi 2/bawah. Perhatikan gambar berikut ini :

Cara Pasang Ring Piston dengan Baik Dan Benar

2. Perhatikan Celah pada Ring Piston

Ring piston memiliki bagian yang terputus. Celah pada ring piston terdapat bagian yang terputus.

Nah pada bagian inilah yang harus kita perhatikan dalam pemasangannya dan juga harus kita atur letaknya.

Untuk lebih jelas dan lebih detail, anda bisa lihat pada gambar dibawah ini :

Cara Pasang Ring Piston dengan Baik Dan Benar
Celah Piston
Cara Pasang Ring Piston dengan Baik Dan Benar

3. Sambungan Tidak boleh Segaris

Sambungan Tidak boleh Segaris

Sambungan pada bagian celah ring pison tidak boleh segaris.

Artinya, apabila terdapat tiga ring piston maka jarak antar sambungan ring piston tersebut harus sama yaitu 120 drajat.

Sedangkan, jika terdapat hanya dua celah ring piston, maka jarak antar sambungannya adalah 180 drajat.

Selain itu, sambungan ring piston ini tidak boleh segaris dengan celah ring piston lainnya.

Tujuan dari yang di jelaskan diatas adalah untuk mencegah kebocoran kompresi.

Untuk pemasangan ring piston motor ada 2 langkah.

Maka spi yang ada pada ring piston harus masuk pada bagian lekukan yang ada di dalam alur pistonnya.

Baca Juga :

Demikianlah penjelsan mengenai Cara Pasang Ring Piston Yang Baik Dan Benar Tanpa Ribet.

Anda bisa mengikuti tutorial diatas untuk memudhkan anda dalam menegerjakannya.

Semoga penjelsan tutorial diatas dapat bermanfaat untuk anda. terimakasih telah berkunjung.

Categories Bengkel

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

AUTOMOTIFBLOG.COM
Terima kasih sudah memilih mengunjungi situs ini. Dapatkan berbagai macam informasi Tips & Trik Seputar dunia Otomotif. Semoga konten kami bisa bermanfaat.