Penyebab dan Efek Per Kopling Lemah serta Cara Mengatasinya

Efek Per Kopling Lemah Pada Kendaraan Bermotor Per kopling pada kendaraan bermotor adalah salah satu komponen penting dalam sistem transmisi kendaraan manual maupun otomatis.

Fungsinya agar kampas kopling tetap menempel pelat gesek. Masalah bisa ditimbulkan pada kendaraan yang digunakan jika per kopling menjadi lemah karena kurangnya perawatan.

Berikut ini adalah efek per kopling lemah pada kendaraan bermotor.

Efek Per Kopling Lemah serta Cara Mengatasinya

Penyebab dan ciri Per Kopling Lemah

Penyebab per kopling lemah yang sering terjadi adalah murni kesalahan pemilik kendaraan bermotor yang mengganti kampas tapi tidak sekalian pernya.

Padahal kampas dan per kopling akan bergesekan secara langsung ketika motor dijalankan.

Per kopling memiliki jangka pergantian setelah menempuh jarak tertentu dan penggunaan dalam waktu yang lama.

Panas mesin kendaraan juga berpengaruh terhadap kinerja per kopling terutama jika usia per sudah tahunan.

Ciri-ciri ketika per kopling mulai lemah adalah tarikan mesin terasa berat dan saat perpindahan gigi kopling kurang main.

Akibat Per Kopling Lemah

Efek per kopling lemah yang pertama adalah motor akan sering macet ketika digunakan untuk perjalanan jauh.

Meskipun kondisi motor sudah panas jika saat berhenti di lampu merah motor berjalan maju sendiri walau sudah memencet handle kopling bisa dipastikan bahwa itu adalah gejala dari per kopling yang lemah.

Gejala lain yang mungkin ditimbulkan adalah kopling jadi pendek dan susah untuk dinetralkan.

Penjelasannya adalah gaya pegas pada kopling tidak bisa maksimal dan tidak terlalu kuat saat menekan kampas kopling.

Hal ini akan memperlambat kinerja kopling dan mengakibatkan slip.

Selain itu, panas motor juga mempengaruhi kinerja per kopling yang lemah.

Kondisi seperti ini akan sangat berbahaya ketika menghadapi kemacetan karena ketika motor digas bisa meloncat dan sulit dikendalikan meskipun berada pada gigi satu.

Efek per kopling lemah yang kedua adalah membuat kampas kopling motor menjadi cepat aus.

Ausnya kampas motor akan membuat tarikan mesin menjadi berat dan konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros.

Hal ini membuat tenaga yang ditransfer ke roda tidak maksimal dan terasa pelan.

Sehingga waktu yang dibutuhkan untuk membuat kecepatan maksimal menjadi lebih lama.

Selain itu, akselerasi perpindahan gigi akan menurun drastis.

Mengatasi Per Kopling Lemah

Cara menyiasati efek per kopling lemah adalah dengan mengganjalnya dengan kawat yang dibuat melingkar.

Namun, lingkaran kawat harus sesuai dengan ukuran per tidak boleh kurang atau lebih.

Cara lainnya tentu mengganti per lama dengan yang baru. Per baru yang bagus bisa dilihat dari bentuk fisiknya.

Kerenggangan dan uliran per yang baik akan membuat tarikan motor lebih responsif.

Hal lain yang harus diperhatikan adalah material pembuat per. Pilihlah per kopling yang material pembuatnya tahan panas.

Jangka waktu untuk mengganti per kopling setiap motor berbeda-beda.

Namun, pergantian berkala yang disarankan jika motor sudah menempuh jarak sekitar 20.000 km.

Tapi perlu diingat jarak tersebut hanya berlaku ketika motor melaju dalam keadaan normal, bukan sering terjebak kemacetan.

Jika sering terjebak kemacetan maka usia per kopling lebih boros lagi.

Lihat Juga :

Penjelasan diatas adalah efek per kopling lemah yang terjadi pada motor. Meskipun pengaruhnya bagi motor cukup besar.

Namun ketika kopling motor bermasalah belum tentu per kopling lemah penyebabnya.

Jadi kenali penyebab dan ciri-ciri kerusakan pada kopling motor agar segera mendapat penanganan tepat.

Terakhir jangan lupa mengganti per kopling secara berkala.

Categories Bengkel

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

AUTOMOTIFBLOG.COM
Terima kasih sudah memilih mengunjungi situs ini. Dapatkan berbagai macam informasi Tips & Trik Seputar dunia Otomotif. Semoga konten kami bisa bermanfaat.