Fungsi Komponen dan Cara Kerja Karburator Motor

Berbicara seputar mesin dan komponen di kendaraan roda dua memang tidak akan ada habisnya. Sebab ada banyak sekali jenis di dalamnya.

Meskipun begitu paling tidak Anda harus tahu mengenai beberapa perangkat penting seperti karburator. Perangkat tersebut mempunyai fungsi yang sangat vital yakni sebagai pengatur dan mempermudah proses bahan bakar yang masuk ke dalam mesin.

Bisa dibilang tanpanya, sepeda motor tak akan pernah bisa berjalan. Oleh karena itu, mengetahui komponen dan cara kerja karburator motor akan menjadi tambahan ilmu yang bermanfaat.

Fungsi Komponen dan Cara Kerja Karburator Motor

Fungsi Komponen dan Cara Kerja Karburator Motor

Sebenarnya mengetahui cara kerja karburator motor bukan hanya menambah pengetahuan saja. Namun juga dapat membuat Anda paham jika sewaktu-waktu kerusakan terhadapnya terjadi.

Fungsinya yang sangat vital dalam membantu pembakaran bahan bakar yang masuk kadang kala terhambat dikarenakan suatu hal seperti terkena air terlalu banyak.

Maka dari itu pastikan selalu melakukan perawatan dan pembersihan secara rutin. Berikut ini ialah fungsi komponen dan prinsip kerja dari perangkat ini.

1. Mangkuk Karburator

Seperti yang sudah diketahui bahwa karburator sangat bagus dalam memudahkan proses pembakaran pada kendaraan. Jadi ketika mesin dinyalakan segala proses akan berjalan menyala akan berjalan dengan sempurna.

Namun sebelum itu, segala bahan bakar bensin yang masuk ke dalamnya akan tertampung dengan baik di mangkuk karbu. Bahkan tidak akan terjadi kebocoran dan hal menghambat lainnya.

2. Pemancar Jarum

Cara kerja karburator motor mulai bereaksi sesaat setelah Anda menghidupkannya. Nah pada waktu itu, karbu yang berfungsi menyemprotkannya demi memperlancar proses pembakaran akan mulai bereaksi.

Semua pengaturan penyemprotannya akan berjalan lancar karena besarannya sudah terkontrol dengan baik oleh pengontrol jarum dan jarum skep. Jadi pada waktu motor di gas kecil, semuanya akan berjalan lancar bila karbu terawat dengan baik.

3. Pemancar Besar

Besaran pembakaran tidak sama satu sama lain. artinya berbeda ukuran dayanya sangat bergantung erat tergantung dari daya gas yang dihasilkan.

Jika gas yang dilakukan kecil maka semprotannya akan di atur dengan baik oleh komponen pemancar jarum.

Sedangkan bila daya gasnya lebih besar maka semuanya akan dikontrol oleh pemancar besar. Keduanya berbeda dan bergantung erat dalam kondisi Anda ketika mengendarai sepeda motor.

4. Sekrup Udara

Proses cara kerja karburator motor tidak hanya melibatkan bahan bakar dan gas yang dihasilkan saat kendaraan mulai dihidupkan saja.

Sebab karburator juga menerima udara yang masuk ke dalamnya sebagai penunjang prosesnya. Tidak semua udara dapat dimanfaatkan sebagai tambahan bahan penunjang.

Ada filter atau penyaringannya agar ukurannya sesuai. Nah di sekrup udaralah semuanya di atur sesuai dosis dan kadar yang diperlukan.

5. Katup Cuk

Satu lagi komponen penting yang terdapat di karburator yakni katup cuk. Tidak semua udara dapat masuk dalam proses pembakaran.

Maka dari itu sewaktu-waktu katup cuk akan menutup sehingga gas yang menjadi lebih kuat dan pembakaran pun berjalan dengan sempurna. Jadi komponen ini sangatlah penting untuk dijaga perawatannya.

Baca Juga :

Itulah beberapa komponen dan cara kerja karburator motor. Sebenarnya masih ada komponen lainnya yang tak kalah penting.

Intinya proses pembakaran mulai terjadi sesaat setelah mesin mulai dihidupkan. Semua prosesnya akan melalui beberapa komponen yang ada di dalam karburator sehingga pembakaran akan terjadi secara sempurna.

Mengingat akan pentingnya perangkat ini, maka sebaiknya Anda menjaga betul perawatannya agar tidak terganggu setiap fungsinya.

Yakin Nggak Mau Komen ?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.